Pengertian Ilmu
Kata ilmu dalam bahasa Arab yaitu "ilm" yang berarti memahami, mengerti, atau mengetahui. Secara sederhana ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. ilmu membatasi diri pada salah satu bidang kajian tertentu. Ilmu lebih mengkhususkan diri pada kejelasan konsep yang dikajinya secara khusus, lebih sempit
dan mendalam.
Pada dasarnya ilmu bukan sekedar pengetahuan saja akan tetapi tetapi ilmu
merupakan sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan
dapat secara sistematik diuji kebenarannya menggunakan metode-metode tertentu
sesuai dengan bidang yang dikaji. Pada dasarnya ilmu itu bersumber pada
filsafat. Filsafat ini kemudian berkembang lagi sejalan dengan perkembangan
zaman menjadi beberapa ilmu-ilmu pokok, yaitu ilmu kealaman, ilmu sosial, dan
ilmu kebudayaan.
Ilmu meupakan hasil olah fikir manusia secara mendalam sehingga menghasilkan
suatu konsep ilmu yang dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Ilmu merupakan
salah satu dasar yang harus dimiliki oleh setiap manusia, karena ilmu sangatlah
penting di dalam kehidupan manusia. Jika manusia tidak memahami akan pentingga
ilmu maka akan berdampak negative bagi diri sendiri maupun orang lain.
Selain pengertian diatas secara sederhana ilmu adalah pengetahuan yang sudah
tersusun, diklasifikasikan, diorganisasikan, disistematisasi dan interpretasi
yang menghasilkan kebenaran objektif yag usdah diuji ulang secara ilmiah.
Sementara pengetahuan adalah segala sesuatu atau hal yang diketahui melalui
tangkapan panca indra itu isi dan firasatnya. Oleh karena itu tidak semua
pengetahuan adalah ilmu, tetapi semua ilmu adalah pengetahuan.
Menurut Prof.Dr.Harsya Bachtiar,
ilmu dan pengetahuan dapat dikelompokkan dalam 3 kelompok besar, yaitu :
Ilmu ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang
terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah.
Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai
keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu
kualitas. Hasil analisis itu kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu
dibuat prediksi . Hasil penelitiannya 100 % benar dan 100 % salah. Yang
termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain ialah astronomi, fisika, kimia,
biologi, kedokteran, mekanika.
2. 2. Ilmu-ilmu Sosial ( social science )
Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk
mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia.
Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu
alamiah. Tetapi hash penelitiannya tidak mungkin 100 % benar, hanya mendekati
kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antar manusia itu tidak
dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial antara
lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi
sosial, sosiologi hukum, dsb.
3. 3. Pengetahuan budaya ( the humanities )
Pengetahuan
budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang
bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan
peristiwa-peristiwa dan pemyataan-pemyataan yang bersifat unik, kemudian diberi
arti. Peristiwa-peristiwa dan pemyatan-pemyataan itu pada umumnya terdapat dalam
tulisan-tulisan., Metode ini tidak ada sangkut pautnya dengan metode ilmiah,
hanya mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah.
SUMBER:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar