Senin, 07 Oktober 2019

Study Kasus PT. Metrodata Electronics

    PT. Metrodata Electronics, Tbk ("Perseroan") merupakan salah satu perusahaan teknologi informasi komunikasi (TIK) terkemuka di Indonesia. Didirikan pada tanggal 17 Februari 1983 sebagai salah satu Perseroan dalam kelompok usaha METRODATA yang telah berkiprah di bidang TIK sejak tahun 1975. Sejak didirikan, Perseroan sempat mengalami perubahan nama beberapa kali dan terakhir pada tanggal 28 Maret 1991 namanya diubah menjadi PT. Metrodata Electronics, Tbk sampai sekarang.
    Pada tanggal 14 Februari 1990, Perseroan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (IDX: MTDL) sebagai salah satu usaha untuk mendapatkan modal kerja dan modal investasi dan juga dalam usaha untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk dapat ikut ambil bagian dalam perkembangan Perseroan.


    Saat ini Perseroan bermitra dengan perusahaan TIK kelas dunia, di antaranya Adobe, Alcatel-Lucent, APC, ASUS, Alaric, Autodesk, Avaya, Blue Coat, BMC Software, Check Point, Cisco, Citrix, DELL, EMC, Emerson Network Power, EPSON, F5, FalconStor, Fujitsu, Fortinet, Huawei, Hitachi Data Systems, Hewlett-Packard, IBM, Infor, Infoblox, Juniper, K2, Lenovo, Microsoft, NetApp, Nucleus Software, OrangE, Oracle, Panasonic, Pearson VUE, Prometric, Q1 labs, RSA Security, Riverbed, SAP, Samsung, Salesforce.com, Solarwinds, webMethods, Sony, Symantec, TCS Bancs, Trend Micro, VMware, Vision Solutions, dan ZTE.

    Dengan pengalaman lebih dari 38 tahun di bidang TIK, METRODATA selalu menyertai perjalanan bisnis para pelanggannya. Tangan-tangan profesional setiap karyawan METRODATA terus berkarya menghasilkan inovasi untuk menjawab tantangan perubahan zaman.

    Sejalan dengan perkembangan bisnis, Perseroan melakukan terobosan melalui usaha patungan maupun pendirian anak usaha. Di tahun 2008, Perseroan mengakuisisi Soltius Asia Pte Ltd, yang merupakan perusahaan konsultan SAP yang sudah mapan. Soltius Asia Pte Ltd adalah pemilik PT. Soltius Indonesia yang kini telah menjadi salah satu entitas anak Perseroan dalam kelompok METRODATA.  

    Perseroan juga membeli sebesar 37,21% kepemilikan saham PT. Xerindo Teknologi, sebuah perusahaan dengan keahlian di bidang perencanaan radio, instalasi, pengujian/commisioning, perawatan dan sebagainya.

    Pada tanggal 28 Januari 2011, Perseroan mendirikan entitas anak yaitu PT. My Icon Technology yang memiliki bidang usaha utama yaitu Information & Communication Technology Retail (ICT Retail) meliputi modern store, e-commerce danshop in shop dengan menyediakan produk-produk ICT secara ritel dan langsung kepada konsumen selaku pengguna akhir.

    Pada tanggal 26 September 2011, Perseroan melakukan pengembangan bisnis melalui usaha patungan dengan Synnex Technology International Corp (Synnex), sebuah perusahaan Taiwan. Synnex merupakan pemain ketiga terbesar di dunia (dan terbesar di Asia) dalam bisnis distribusi produk teknologi informasi komunikasi.

    Pada tanggal 4 Januari 2012, Perseroan mendirikan PT. Logicalis Metrodata Indonesia sebagai usaha patungan dengan Logicalis Singapore Pte Ltd. Usaha patungan ini memiliki usaha utama solusi dan jasa yang terintegrasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi khususnya di bidang solusi dan jasa jaringan.


    Sumber:
    -http://id.wikipedia.org/wiki/Industri_Telekomunikasi_Indonesia
    -http://iatt.kemenperin.go.id/tik/fullpaper/fullpaper237_Muhammad_Rahmad.pdf
    -http://atsyanteam.blogspot.com/2013/05/makalah-pendirian-badan-usaha.html
    -http://kampoeng-it.blogspot.com/2014/11/studi-kasus-pendirian-badan-usaha.html?m=1

Perkembangan Teknologi Informasidan Komunikasi (TIK) di Indonesia


Teknologi informasi adalah teknologi yang dibangun dengan basis utama teknologi komputer. Perkembangan yang terus berlanjut dari teknologi membawa aplikasi utama teknologi ini pada proses pengolahan data yang berujung pada informasi. Teknologi informasi menjadi sebuah teknologi yang lebih luas pengaruh dan implikasinya dibandingkan teknologi komputer, yang awalnya hanya berkembang dalam dunia komputasi, hitung menghitung. Prinsipnya aplikasi teknologi informasi adalah alat bantu bagi Manusia untuk mengolah data menjadi informasi. Informasi ini kemudian dimanfaatkan oleh manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menjalankan pekerjaannya. Penerapan teknologi informasi di dalam kehidupan akan selalu berkembang mengikuti kebutuhan manusia yang semakin kompleks dan bervariasi. Komponen dasar pembentuk teknologi selain teknologi komputer disebabkan karena berkembangnya bidang Telekomunikasi. Perkembangan telekomunikasi dianggap sebagai salah satu sebab utama munculnya revolusi informasi yang terjadi saat ini.
Berbicara tentang sejarah sendiri, salah satu yang perlu diperhatikan adalah mengenai sejarah teknologi Indonesia. Lebih jauh daripada yang kita bayangkan, perkembangan teknologi informasi Indonesia ternyata sudah dimulai hampir satu abad yang lalu. Berikut ini adalah momen sejarah teknologi informasi Indonesia untuk memperingati Hari Tebangkitkan Teknologi Nasional.

1. Teknologi informasi pertama di Indonesia yang tercatat adalah radio
Teknologi radio masuk di Indonesia saat Indonesia belum menjadi Indonesia, yaitu saat masih menjadi Hindia Belanda (Nederlands  Hindie). Nama radionya adalah Bataviase Radio Vereniging dengan lokasi di Batavia (Jakarta). Peresmian radio pertama Indonesia itu terjadi pada 16 Juni 1925. Itu terjadi lima tahun setelah stasiun radio pertama di Amerika dan tiga tahun setelah di Inggris dan Uni Soviet.

2. Momen tersebut memunculkan kehadiran stasiun radio lain
Karena belum berbadan pemerintahan, stasiun radio itu masih berstatus swasta. Namun itu tidak menghentikan kelahiran stasiun radio lainnya. Mulai dari situ muncullah stasiun radio macam Nederlandsch Indische Radio Omroep Masstchapyj, Solossche Radio Vereniging, hineese en Inheemse Radio Luisteraars Vereniging Oost Java dan lainnya.

3. Radio menjadi sumber informasi utama kala itu
Hampir semua informasi yang didapat warga Indonesia datang dari sana. Seperti bagaimana kekalahan Jepang di Perang Dunia II dan kondisinya. Tetapi tidak jarang juga radio dijadikan sebagai alat propaganda peperangan. Salah satu momen yang ramai dibicarakan adalah Radio Republik Indonesia (RRI) dalam menyebarkan berita mengenai pertempuran Surabaya.

4. Setelah beberapa dekade, posisi radio perlahan-lahan mulai digantikan televisi
Stasiun televisi pertama Indonesia adalah Televisi Republik Indonesia (TVRI). Siaran pertamanya adalah 17 Agustus 1962 dengan siaran tentang peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia dari halaman Istana Merdeka, Jakarta. Memang yang menonton hanya segelintir orang pada saat itu karena televisi masih mahal, namun momen inilah yang menandai hadirnya televisi di tengah-tengah masyarakat.

5. Satelit Palapa diluncurkan satu dekade setelah kelahiran televisi
Mulai dari 1963 hingga 1976, RRI menyebarkan stasiun televisi di berbagai kota. Mulai dari Yogyakarta, Medan, Makassar dan kota lainnya. Namun pada tahun-tahun tersebut pula Indonesia meluncurkan satelit pertamanya bernama Palapa. Itu adalah satelit telekomunikasi geostasioner Indonesia dan dari sanalah siaran televisi semakin bagus.

6. Stasiun televisi pemerintah memonopoli, stasiun televisi swasta mulai lahir
Penyebaran stasiun televisi ini sayangnya dirasa tidak sepenuhnya netral. RRI yang berada di bawah pemerintahan ditakutkan memberikan informasi yang hanya satu jalur saja. Dari sini muncullah stasiun-stasiun televisi swasta. Yang pertama RCTI dan muncul pada 24 Agustus 1989. Setelah itu hadirlah SCTV, ANTV, Indosiar dan lainnya. Industri pertelevisian mulai merebak dan menghadirkan berbagai macam sudut pandang berita serta hiburan.

7. Lahirlah alternatif lain mencari informasi dan hiburan: internet
Sebenarnya internet masuk ke Indonesia diperkirakan sama dengan kelahiran industri pertelevisian, yaitu pada 1988. Berdasarkan catatan WHOIS ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia adalah UI-NETLAB (192.41.206/24) dan itu didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. Namun kala itu internet masih tidak masif sehingga tidak banyak orang yang tahu.

8. Baru masuk era 1990, internet mulai dirasakan masyarakat
Berdasarkan catatan Fakultas Ilmu Komputer UI, teknologi komputer mulai diperkenalkan di Indonesia dalam kurun antara tahun waktu 1970-an. Universitas Indonesia merupakan salah satu perguruan tinggi pertama yang menjadi tempat pengenalan komputer di Indonesia. Saat itu, semua komunitas akademis perguruan tinggi dan industri Indonesia mendapatkan berbagai macam pengenalan tentang teknologi komputer dari Universitas Indonesia. Berikut ini adalah ringkasan sejarah perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia.


·       Tahun 1972-1986
PUSILKOM UI melakukan kegiatan operasional komputasi di kampus UI. Berhasil mengirimkan dua orang staf PUSILKOM ke Amerika Serikat dalam rangka studi tentang ilmu komputer. Selanjutnya, pada tahun 1986 ditambah lagi pengiriman menjadi empat orang.

·       Tahun 1984
Beberapa jaringan komputer di Indonesia mulai terhubung ke internet melalui jaringan yang bernama UI-net. Jaringan tersebut berjalan diatas protokol UUC, meskipun pada umumnya jaringan komputer berjalan di atas prootokol TCP/IP. Domain “.id” sudah mulai dikenal pada tahun ini.

·       Tahun 1986-1988
Pada tahun berikutnya, mulailah terbentuk jaringan berskala besar yang menghubungkan kampus besar yang ada di Indonesia. Beberapa kampus yang terhubung antara lain mulai UI, ITB, UGM, ITS, UNHAS, UT dan Dirjen Pendidikan Tinggi. Jaringan besar pertama ini disebut dengan UNINET. Server jaringan ini diletakkan di ITB, UI, UGM, dan ITS. Sementara itu pada tahun ini mulai dibuka jurusan S1 dan S2 Ilmu Komputer di UI. Setelah itu, pada tahun 1988, ada klub radio amatir yang muncul di ITB.

·       Tahun 1988 dan 1989
Pada tahun ini, Universitas Indonesia dipilih menjadi gateway internet pertama di Indonesia, dan sekaligus dipilih sebagai koordinator pendaftaran domain .id pada jaringan internet berbasis protokol UCC.

·       Tahun 1993
Pada tahun 1993 Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM) UI diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pada tahun ini pula Indonesia secara resmi terhubung dengan jaringan internet global menggunakan protokol TCP/IP dan domain “.id” sebagai simbol negara. Situs IPTEKNET adalah situs pertama yang terhubung dengan internet.

·       Tahun 1994
Setelah hanya dicoba dan dimanfaatkan di lingkungan kampus, pada tahun ini mulai muncul penyedia layanan internet umum di Indonesia yang bernama Indonet dengan situsnya www.indo.net.id.

·       Tahun 1997
Pada tahun ini kualitas layanan internet berjenis dial-up mengalami kenaikan kecepatan dari yang tadinya hanya 33,6 Kbps menjadi 56Kbps. Sejak tahun ini banyak perkembangan pada dunia komputer dan internet. Setelah tahun ini semakin banyak penyedia layanan internet beserta variasi program atau layanan internet yang beragam hingga saat ini untuk mendapatkan internet dengan kecepatan standar 10Mb/s pun bisa sangat terjangkau.