LATAR
BELAKANG
Ilmu Budaya Dasar (IBD) sebagai mata
kuliah dasar umum (MKDU), diberikan kepada mahasiswa di seluruh perguruan
tinggi negeri dan swasta, bertujuan untuk mengembangkan daya tangkap, persepsi,
penalaran, dan apresiasi mahasiswa terhadap lingkungan budaya. Hal yang
menyebabkan pentingnya pembahasan materi itu, yaitu.
Pada saat ini, terdapat kecenderungan
bahwa ilmu atau ilmuwan sering mengabaikan sikap dan perilaku moral. Banyak di
antara ilmuwan yang menganggap bahwa aspek moral itu tidak penting. Menurutnya,
aspek yang lebih penting daripada moral dalam suatu ilmu adalah ontologis dan
epistemologis. Apabila hal itu yang terjadi, maka ia akan mengabaikan unsur
manusiawinya, kurang berbudaya, dan tidak peka terhadap permasalahan moral.
Untuk mengantisipasi hal itu, setiap sarjana dirasa perlu memahami aspek
budaya.
PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR
Ilmu budaya dasar tentu berbeda dengan pengetahuan budaya.
Pengetahuan budaya disini yaitu mengkaji manusia sebagai mahluk berbudaya dalam
masalah nilai-nilai manusia (homo humanus).
Sedangkan ilmu budaya
dasar adalah pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang
konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan
kebudayaan.
Dengan
perkataan lain dapatlah dikatakan bahwa setelah mendapat matakuliah IBD ini,
mahasiswa diharapkan memperlihatkan:
a. Minat dan
kebiasaan menyelidiki apa-apa yang terjadi di sekitarnya dan diluar
lingkungannya, menelaah apa yang dikcrjakan sendiri dan mengapa.
b. Kesadaran
akan pola-pola nilai yang dianutnya serta bagaimana hubungan nilai-nilai ini
dengan cara hidupnya sehari-hari.
c.
Keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasakannya sudah
dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan scbaliknya mcnolak
nilai-nilai yang tidak dapat dibenarkan.
TUJUAN
ILMU BUDAYA DASAR
Secara umum
tujuan IBD adalah Pembentukan dan pengembangan keperibadian serta perluasan
wawasan perhatian, pengetahuan dan pemikiran mengenai berbagai gejala yang ada
dan timbul dalam lingkungan, khususnya gejala-gejala berkenaan dengan
kebudayaan dan kemanusiaan, agar daya tanggap, persepsi dan penalaran berkenaan
dengan lingkungan budaya dapat diperluas. Jika diperinci, maka tujuan
pengajaran llmu Budaya Dasar itu adalah:
1.Lebih peka
dan terbuka terhadap masalah kemanusiaan dan budaya, scrta lebih bertanggung
jawab terhadap masalah-masalah tersebut.
2.Mengusahakan
kepekaan terhadap nilai-nilai lain untuk lebih mudah menyesuaikan diri.
3.Menyadarkan
mahasiswa terhadap nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat, hormat menghormati
serta simpati pada nilai-nilai yang hidup pada masyarakat.
4.Mengembangkan
daya kritis tcrhadap pcrsoalan kemanusiaan dan kebudayaan.
5.Memiliki
latarbelakang pengetahuan yang cukup luas tentang kebudayaan Indonesia.
6.Menimbulkan
minat untuk mendalaminya.
7.Mcndukung
dan mcngcmbangkan kebudayaan sendiri dengan kreatif.
8.Tidak
terjerumus kepada sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin ilmu.
9.Menambahkan
kemampuan mahasiswa untuk menanggapi masalah nilai-nilai budaya dalam
masyarakat Indonesia dan dunia tanpa terpikat oleh disiplin mereka.
10.Mempunyai
kesamaan bahan pembicaraan, tempat berpijak mengenai masalah kemanusiaan dan
kebudayaan.
11.Terjalin
interaksi antara cendekiawan yang berbeda keahlian agar lebih positif dan
komunikatif.
12.Menjembatani
para sarjana yang berbeda keahliannya dalam bertugas menghadapi masalah
kemanusiaan dan budaya.
13.Memperlancar
pelaksanaan pembangunan dalam berbagai bidang yang ditangani oleh berbagai
cendekiawan.
14.Agar mampu
memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun.
15.Agar mampu
memenuhi tuntutan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dharma
pendidikan.
RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR
Berbagai aspek kehidupan mansusia
merupakan seluruh ungakapan masalah kemanusiaan dan budaya dang didekati
menggunakan pengetahuan budaya (the humanities). Hakekat manusia yang satu atau
universal, tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan
masing-masing jaman dan tempat.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar